Bulan Sura Dianggap Pantangan, KUA Sepi Pendaftar Nikah

oleh -1,139 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Kondisi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sale, di bulan September ini, sangat terasa berbeda dibanding bulan-bulan sebelumnya. Pasalnya, di bulan Juli terdapat 7 pasang pengantin dan di bulan Agustus terdapat 84 pasang pengantinyang mencatatkan nikah di KUA Sale. Namun di bulan September nihil pendaftar nikah.

Kepala KUA Kecamatan Sale, Nasikun mengatakan sepinya pendaftaran nikah karena bulan September bertepatan dengan bulan Sura pada penanggalan Jawa. Di mana pada bulan Sura, adalah bulan duka cita atas meninggalnya Husain cucu Nabi Muhammad. 

“Di September ini karena di bulan Sura. Di bulan Sura ini, karena biasanya di Kecamatan Sale ini kosong. Karena kemarin di bulan Agustus, kan bulan Besar. Bulan Besar bulan haji untuk nikahan. Biasanya kalau di bulan Sura diajukan di bulan Besar. Bulan Sura merupakan pantangan bagi orang Jawa. Menghormati meninggalnya cucunya Nabi Muhammad SAW, Husain yang meninggal di bulan Sura. Selain itu tahun ini tahun duda.” Imbuhnya.

Ia menjelaskan karena bulan September bertepatan dengan bulan Sura dan dimulainya tahun duda sehingga banyak pasangan nikah yang mengajukan nikahnya di bulan Agustus. Sehingga jumlah pernikahan di bulan Agustus sebanyak 84 pasang itu merupakan jumlah pasangan nikah terbanyak di KUA Sale.

Nasikun yang pernah menjabat kepala KUA Sedan ini mengungkapkan jika dibanding kecamatan lainnya, jumlah nikah di kecamatan Sale masih rendah. Karena pada bulan Agustus 2019, untuk kecamatan Sedan terdapat 123 pasang yang mencatatkan nikahnya di KUA Sedan. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *