Budaya Unggah – ungguh di Ponpes Masih Kuat

oleh -360 views

Seputarmuria.com, PATI – Yang masih bisa memberi pendidikan budi pekerti secara maksimal adalah Ponpes, TPQ, dan Madin. Sangat membantu pemerintah. Lebih-lebih di pondok pesantren ajaran budi pekerti masih kuat.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Pati Haryanto saat menghadiri silaturahmi pengasuh pondok pesantren se – Kabupaten Pati guna melakukan diskusi program pemerintahan yang berkaitan dengan pesantren, yang bertempat di Ponpes Ath Thoihiriyyah, Sabtu (9/8/2019).

Ia berpendapat, budaya unggah-ungguh atau hormat pada guru masih sangat kuat di pesantren. Hal ini berbeda dari kondisi di beberapa sekolah umum zaman ini.

“Dulu ketika saya sekolah, ketika guru datang, murid berebutan menuntunkan sepedanya. Kalau sekarang, guru lewat saja kadang tidak disapa. Beda dengan di pesantren. Kalau di pesantren, santri sangat menghormati kiai,” ujarnya.

Tak hanya itu, Bupati pun sempat menanggapi segala persoalan yang ada di media sosial, ia turut prihatin. Hal ini lantaran, dengan banyaknya netizen yang seringkali memberikan kritikan maupun komentar pedas tanpa solusi, terlebih dalam pemerintahan.

“Saya kalau melihat media sosial itu tidak pernah enak isinya. Masa’ ya saya mau melaporkan rakyat saya sendiri”, tegasnya.

Dalam acara diskusi dan silaturrahmi tersebut, dihadiri oleh Ketua RMI PBNU KH. Abdul Ghofar Rozin dan PD Pontren Kemenag Pati Muhammad Muhadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *