Berdebu dan Berlumpur, Warga Oro-oro Gong Minta Jalannya Dimuluskan

oleh -637 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Warga Dukuh Gongrejo atau yang akrab disebut Oro-oro Gong Desa Temperak Kecamatan Sarang meminta adanya  pembangunan jalan menuju pusat desa.

Mengingat jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer tersebut belum pernah tersentuh pembangunan itu kondisi sudah rusak parah. Bahkan di saat musim kemarau kondisi itu berdebu. Sedangkan di musim hujan jalan utama itupun berlumpur akibat dilalui kendaraan bermuatan batu.

Berdasarkan pantauan media di dukuh Gongrejo Desa Temperak Kecamatan Sarang yang dihuni oleh puluhan kepala keluarga (KK) itu pembangunan yang terwujud adalah jalan paving dalam dukuh dan saluran air.

Sementara itu, jalan tersebut memang sering dilalui puluhan kendaraan  truk dump bermuatan batu andesit yang hendak dikirim ke perusahaan penggilingan batu yang ada di sekitar dukuh.

Aktifitas itu tentunya memperparah kerusakan jalan. Atas kondisi itulah warga berharap kepada pemerintah untuk segera membangun jalan itu.

Erna salah satu warga setempat mengatakan untuk akses jalan dari Dukuh Gongrejo menuju ke kantor balai desa memang belum pernah ada pembangunan atas kondisi itulah ia berharap kepada pemerintah agar segera mewujudkan harapannya.

“Ya kalau untuk jalan di dalam kampung dukuh ini memang sudah dibangun oleh desa. Sedangkan yang belum pernah tersentuh pembangunan adalah  jalan akses menuju kantor balai desa .Kalau pemerintah segera membangun jalan menuju pusat desa ini tentunya kami sangat bersyukur”, terangnya.

Semematra itu Plt Kepala Desa Temperak Kecamatan  Sarang Nurul Janah mengatakan untuk  jalan tersebut merupakan salah satu akses utama warga yang tinggal di Dusun Gongrejo menuju pusat desa dan kecamatan 

“Kalau pembangunan jalan dalam dusun dan saluran serta jalan usaha tani memang sudah dibangun menggunakan dana desa. Namun , kalau akses jalan dari dukuh menuju pusat desa belum pernah ada pembangunan. Ya kalau harapannya warga dukuh sini  sih memang sejak lama ingin segera dibangun semoga saja harapan itu seger terwujud,” harapnya.

Menanggapi adanya harapan itu Anggota Komisi II DPRD Rembang Yudianto mengatakan kalau di lokasi desa Temperak Sarang itu sebetulnya banyak perusahaan baik perusahaan pengolahan ikan, penggilingan batu dan lainnya.

“Selain dari pemerintah, harusnya perushaan bisa memberikan manfaat untuk warga dan desa tempat perusahan tersebut melakukan usaha melalui Progam CSR. Karena jelas dalam amanat UU Perseroan dinyatakan jelas bahwa perusahan perusahaan harus menyisihkan keuntungannya utk progam CSR. Baik untuk kegiatan pembangunan. Infrastruktur dan kegiatan lainnya. Seperti halnya bidang pendidikan kesehatan serta lainnya,” bebernya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *