Belasan Korban Kebakaran di Rembang Kini Bisa Tersenyum Manis Kembali

oleh -13 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Sebanyak 13 korban kebakaran di Rembang saat ini bisa menampakan senyum manisnya.

Hal itu dapat dirasakan saat menerima bantuan dari perusahaan plat merah yakni PT. Semen Gresik Pabrik Rembang di rumah dinas bupati, Rabu (11/9) siang.

Bantuan berupa uang itupun diberikan langsung oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dengan didampingi Kepala Unit Komunikasi dan Bina Lingkungan PT. Semen Gresik Pabrik Rembang Syaichul Amin  di teras rumah dinas bupati yang berada di komplek Museum RA Kartini Rembang.

Bantuan yang diberikan kepada belasan korban itu berjumlah dengan total Rp. 100 juta. Di mana bantuan itu diberikan dengan nominal yang berbeda-beda. Mengingat pihak perusahaan juga telah mendata kerusakan yang ditimbulkan musibah kebakaran itu.

Supardi (47) dari Desa Jatiadi RT 1 RW 5 Kecamatan Sumber ini misalnya. Sebab pria yang bekerja sebagai petani ini harus merelakan rumahnya terbakar lantaran ada insiden kompor mleduk. 

Sehingga atas kejadian itu, rumah berbahan baku dari kayu dan anyaman bambu alias “Gedek” inipun habis dilalap si jago merah sekitar jam 16.00 WIB di bulan Juli 2019 lalu.

Tak hanya rumahnya yang ludes, buku-buku berharga seperti sertifikat tanah, BPKB pun ikut hangus dilalap api saat itu. 

“Kalau tepatnya kapan saya lupa. Kebakaran itu sekitaran bulan Juli lalu saat sore hari jam 4,”kata dia sembari tersenyum usai menerima bantuan.

Rencananya, uang bantuan senilai Rp. 10 juta itu nanti bakal dibelikan perlengkapan rumah tangga yang sekiranya bisa digunakan sehari hari. Selain itu juga akan dibelikan bahan baku untuk perbaikan rumah.

“Ya untuk membeli perlengkapan rumah tangga, perbaikan rumah. Ya senang sekali. Tak menyangka bisa mendapatkan bantuan ini,”ucap dia.

Berbeda dengan penerima bantuan lainnya. Ya, penerima itu yakni Kaspri (50) warga Warugunung RT 5 RW 2 Kecamatan Bulu. Pasalnya, pria yang ditemani putranya saat mengambil bantuan itu tak menyangka jika akan mendapatkan bantuan dari pihak perusahaan Semen Gresik Rembang.

“Gak nyangka. Lha wong kemarin (Selasa, 10 September 2019) anak saya ditelphon pihak Pemkab untuk datang ke Pemkab untuk mengambil bantuan ini,”ujarnya.

Panggilan Pemkab itu ditujukan kepada putranya yang bernama Sibyan (30) saat sore hari. Hanya saja, sebelumnya ia juga tak menyangka jika akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp. 10 juta ini dari Semen Gresik.

“Kemarin (Selasa, 10 September 2019) sore ditelphon bagian Kesra (Pemkab). Saya juga tak menyangka mau dapat bantuan ini. Sehingga saat pengambilan ini ya bapak saya, saya temani ke Pemkab,”kata Sibyan putra dari Kaspri korban kebakaran asal Warugunung, Bulu.

Sibyan menceritakan jika insiden kebakaran itu terjadi pada 21 Juli 2019 lalu saat tengah malam tiba sekitar jam 23.30 WIB waktu stempat.

“Kejadiannya malam jam setengah dua belas. Penyebabnya sih katanya korsleting listrik hingga menghanguskan rumah bapak,”cerita Sibyan saat diwawancarai media.

Meski rumah berbahan bata yang terkena kepungan api saat terbakar itu kini sudah dibenahi sekitar 60an persen. Namun saat ini pihaknya juga masih membutuhkan rehab yang lebih baik lagi.

“Proses rehab itu sudah 60an persen lah. Tapi kan ya masih membutuhkan biaya lagi, masih diperbaiki lagi. Ya intinya tak menyangka jika ditelpon Pemkab untuk mengambil bantuan dari Semen Gresik di rumah dinas bupati ini,”urainya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *