Belasan Dokter Spesialis Diterjunkan pada Pengobatan Gratis Pawala

oleh -1,062 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Belasan dokter spesialis dari berbagai daerah baik mulai dari Surabaya, Jakarta dan Lasem diterjunkan di pengobatan gratis yang digelar Persatuan Warga Lasem (Pawala) di Pondok Pesantren Kauman, Desa Karangturi Lasem, Sabtu (3/8) pagi.

Tim medis tersebut dari spesialis gizi, gigi, tumbuh kembang anak dan lainnya. Dalam bakti sosial itu sudah berjalan dua hari sejak Jumat (2/8) hingga Sabtu (3/8) pagi.

Ketua Persatuan Warga Lasem (Pawala) Jabodetabek Hartono Santoso mengakatakan Pawala ini dibentuk tak sekadar wadah untuk berkumpul saja. Melainkan juga ada misi untuk sosial.

“Kegiatan (Bakti sosial) ini sudah kita gelar sejak Jumat tanggal 2 kemarin. Dan untuk Sabtu tanggal 3 ini kita gelar periksa kesehatan untuk warga sekitar. Khususnya Lasem,”kata dia.

Dari serangkaian itu, khusus di hari pertama hanya dilakukan untuk penyuluhan kesehatan. Baik itu gizi, gigi dan sejenisnya.

“Kemarin penyuluhan kesehatan gizi, gigi. Ya semacam seminar gitu yang ada di pondok pesantren, panti sosial, puskesmas, ibu-ibu hamil dan lainnya. Tentunya untuk melayani itu kita terjunkan dokter dari Surabaya, Jakarta dan Lasem sendiri,”ungkapnya.

Dengan pengobatan gratis ini, tak ayal ratusan warga yang ada di Lasem pun antri untuk berobat. Sehingga nantinya diharapkan dapat memberikan keringanan bagi warga. Khsusunya warga kurang mampu.

“Untuk pengobatan ini warga umum, warga kurang mampu ya ada. Dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk meringankan biaya,”ucap dia.

Tak hanya itu, ia juga mengutarakan bahwa misi sosial ini dilakukan untuk meningkatkan rasa toleransi yang memang sudah disematkan pemarintah beberapa tahun lalu jika di Lasem ini terkenal dengan kerukunan umat beragamanya.

“Dengan berobat gratis ini tentunya akan berupaya meningkatkan dan membudayakan bahwa Lasem ini kota toleransi. Dan yang berobat juga semua etnis tidak memilih-milih. Mudah-mudahan Lasem bisa menjadi percontohan di kota lainnya di Indonesia,”harapnya.

Salah satu dokter yang mengikuti bakti sosial tersebut, dr. Sri Sulistiyaningsih mengaku senang sudah bergabung di Pawala. Mengingat salah satu misinya yakni sosial.

“Ya senang. Sebab ada sosialnya sehingga masyarakat juga bisa terbantu dengan adanya kegiatan ini,”papar dia.

Kemudian saat ditanya mengenai jumlah pasien yang akaj nerobat, ia merinci bahwa pihak Pawala telah menyebarkan tiket atau kupon sekitar 250 sampai 300 kupon untuk warga Lasem.

“Kemarin kita sudah menyebar kupon sebanyak 250an sampai 300an kupon bagi warga sekitar Lasem. Selaih itu, waktu yang kita sediakan juga cukup terbatas. Yakni sampai jam 13.00 WIB. Karena mayoritas anggota Pawala ini memang nantinya akan pulang ke Jakarta,” bebernya.

Sementara itu, salah satu pasien dari Karangturi Kliwon berharap nantinya dengan berobat di pengobatan ini bisa sembuh.

Mengingat bulan Nobember 2018 lalu pernah mengeluh tumor gusi lantaran terluka usai mengkonsumsi ikan laut. Di mana saat itu, gusinya tertusuk duri ikan. Setelah itu ia operasi gusi. Hanya saja, alih alih usai operasi, bukan semakin sembuh. Justru makin bengkak gusinya tersebut.

“November 2018 lalu sempat operasi gusi di Semarang. Setelah operasi malah gusi saya bengkak. Dan mudah-mudahan ini bisa sembuh dan kempes”, pintanya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *