Bawaslu Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dalam Pengawasan Pemilu

oleh -494 views

Seputarmuria.com, PATI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menyosialisasikan Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada para Pendamping Desa dan anggota serikat buruh di Kabupaten Pati, Senin (28/10/2019).

Acara sosialisasi dengan tujuan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu ini digelar di Muria Ballroom The Safin Hotel.

Kordiv Pengawasan, Humas, dan Hubal Bawaslu Pati Ayu Dwi Lestari mengatakan, Bawaslu sengaja menggandeng pendamping Desa se-kabupaten Pati, tujuannya untuk memberikan edukasi terkait pengawasan partisipatif.

“Sebab, pendamping desa itu, kan, berdekatan langsung dengan masyarakat yang ada di desa. Ketika dia melakukan kegiatan di desa, dia bisa menyisipkan sosialisasi terkait pengawasan partisipatif. Kami sampaikan kepada mereka untuk menggandeng masyarakat agar berpartisipasi aktif terhadap Pemilu ke depan. Supaya Pemilu lebih bermartabat dan berintegritas,” ujarnya.

Kemudian, bentuk ajakan yang bisa disampaikan para Pendamping Desa, menurut Ayu, yang paling dekat ialah tolak politik uang. Diharapkan, mereka bisa memberikan pemahaman kepada warga mengenai bahaya politik uang.

Dengan demikian, diharapkan, warga dapat berkomitmen pada diri sendiri. Ketika ada kontestan Pemilu memberikan amplop berisi uang, ketika warga sudah berkomitmen menolak sejak awal, secara tidak langsung akan memberikan contoh kepada lingkungan sekitar.

Menambahkan apa yang disampaikan Ayu, Kordiv Hukum Penindakan Pelanggaran Bawaslu Pati Ahmadi mengatakan, sepanjang tahun ini, pihaknya memang mengundang berbagai komunitas masyarakat dalam sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif. Sosialisasi yang melibatkan pendamping desa dan serikat buruh ini merupakan tahap kedua.

Sebelumnya, dalam agenda sosialisasi tahap pertama, pihaknya sudah menggandeng kelompok guru madrasah dan PAUD.

“Kedepan, tahap selanjutnya dengan IPNU/IPPNU, OSIS SMA, kelompok-kelompok disabilitas, UMKM, dan seterusnya. Ini akan kami lakukan dalam rangka agar program kami sampai ke masyarakat. Sebab, kalau kami terjun langsung ke seluruh desa dan kelurahan yang ada di Pati, sepertinya tidak mungkin,” ujarnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *