Bagikan Sertifikat di 3 Desa, Bupati Tepis Isu Negatif Program PTSL

oleh -154 views

Seputarmuria.com, PATI – Bupati Pati Haryanto membagikan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat di tiga desa berbeda, Rabu (20/11/2019).

Ketiga desa yang dimaksud ialah Desa Arumanis Kecamatan Jaken, Desa Srikaton Kecamatan Jaken, dan Desa Trimulyo Kecamatan Juwana. Seremoni penyerahan sertifikat secara simbolik dilaksanakan di masing-masing balai desa.

Pertama di Desa Arumanis, terdapat 1.063 sertifikat yang dibagikan. Kemudian di Desa Srikaton jumlahnya 384 sertifikat. Sementara, sedangkan di Desa Trimulyo sebanyak 300 sertifikat.

Terkait program PTSL ini, Haryanto mengatakan, ada suatu hal yang membuatnya prihatin.

“Saya prihatin, saya dengar banyak di antara warga yang ‘lapor-laporan’. Sudah dapat sertifikat kok masih laporan-laporan,” ucap Haryanto ketika menyampaikan sambutan di Balai Desa Arumanis.

Ia mengatakan, beberapa warga menganggap, jika ada sejumlah uang yang diminta untuk mengurus sertifikat PTSL, uang tersebut dikorupsi perangkat desa. Menurut Haryanto, hal ini tidak benar.

Apabila ada sedikit biaya yang ditarik, Haryanto menegaskan, itu untuk operasional pengurusan, bukan dikorupsi perangkat desa.

“Jadi panjenengan sebaiknya bersyukur, bisa dapat sertifikat tanah dengan biaya murah. Kalau mendaftarakan sertifikat secara reguler, Rp 500 ribu untuk biaya ukur saja tidak cukup,” ucapnya.

Menurut Haryanto, selain biayanya jauh lebih murah dibanding reguler, mengurus sertifikat tanah melalui program PTSL juga lebih cepat. Sebab, ada target waktu dalam pelaksanaan program ini.

Jika masih ada warga yang ragu terkait program ini, Haryanto mempersilakan mereka untuk menemuinya di Kantor Bupati. Ia akan dengan senang hati memberi penjelasan sampai tuntas.

“Kita nggak ada main-main. Sekarang ini semuanya serba keterbukaan. Ini zaman keterbukaan. Kalau ada pentinggi (kepala desa) nakal, pasti saya jewer,” tegas Haryanto.

Sementara itu, Kepala BPN Pati, Yoyok Hadimulya Anwar mengucapkan terima kasihnya atas keikutsertaan Bupati Pati bersama Forkopimda dalam penyerahan sertifikat PTSL di tiga tersebut.

“Saya juga berterima kasih kepada rekan – rekan kerja saya yang membantu siang malam demi terselesainya program PTSL ini”, ujarnya.

Menurut Yoyok, program PTSL ini terlaksana lantaran kerja keras dan upaya tiap kepala desa agar warga desanya bisa terbantu dengan pengurusan sertifikat tanah. Dengan adanya program ini, warga memiliki tanah secara legal dan sah secara hukum.

“Kami berharap bahwa sertifikat yang telah diterima oleh bapak ibu sekalian dapat bermanfaat kedepannya”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *