Babak Belur, Eko Edy Siswanto Dihantam LPG 3 Kg di Wajahnya

oleh -323 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Entah setan apa yang menghinggapi Anjani (40) warga Ngasinan, Kecamatan Kragan. Pasalnya, pria yang bekerja sebagai petani itu tiba – tiba menghantamkan LPG seberat 3 Kg ke wajah Eko Edy Siswanto (39) warga Bogorjo, Kecamatan Sedan, di lokasi Pasar Gandrirojo Sedan, Sabtu (24/8) sekitar jam 02.00 WIB kemarin.

Akibat perbuatan kalab si Anjani, di seluruh wajah Eko pun babak belur dan berdarah hingga dilarikan ke Puskesmas Kragan 2.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso melalui Kapolsek Sedan Iptu Rohmad membenarkan kejadian itu.

“Saat itu korban, baru ngobrol-ngobrol dengan rekannya di lokasi pasar Gandrirojo Sedan. Namun tiba-tiba pelaku menghantam wajah Eko dengan LPG seberat 3 Kg,”urainya.

Setelah dihantam dengan Gas LPG, Eko pun pingsan dan rekan korban melarikannya ke Puskesmas Kragan 2 untuk mendapatkan perawatan intensif. Mengingat wajah korban bercucuran darah.

“Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Sedan. Dan setelah mendapatkan laporan, kita mendatangi TKP serta menerjunkan tim untuk melacak keberadaan pelaku,”paparnya.

Setelah dilakukan pelacakan, akhirnya pelaku ditemukan oleh pihak kepolisian di warung Prapoh Sendang Waru pada Sabtu (24/8), siang sekitar jam 12.00 WIB.

“Pelaku kita tangkap di warung Prapoh Sendang Waru. Saat itu juga kita menangkapnya,”ungkapnya.

Tak sampai di situ saja, saat akan ditangkap, pelaku pun berusaha untuk melarikan diri. Namun dari kesigapan pihak kepolisian, akhirnya pelaku dapat digiring ke Polsek Sedan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Ya sempat ingin melarikan diri. Namun kita behasil menangkapnya. Dan akhirnya kita bawa ke Kantor Polsek Sedan untuk dilakukan pemeriksaan dan langsung juga kita tahan di Polres Rembang untuk proses penyidikan lebih lanjut,”urai Rohmat.

Kemudian saat ditanya ihwal dari insiden itu, menurut pihak kepolisian, hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan kepada pelaku tak ada permasalahan apa pun. Hanya saja, saat ini aparat masih mendalami kasus itu di Polres Rembang.

“Menurut keterangan awalnya, itu katanya tak ada apa apa. Tahu – tahu kok mukul. Namun yang jelas untuk pelaku kita tahan di Polres,”bebernya.

Dari kejadian itu, pihak kepolisian mengamankan beberapa barang bukti. Yakni LPG seberat 3 Kg, Celana 3/4 milik korban dan baju lengan pendek motip garis garis milik korban yang terkena cucuran darah. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *