Atlet Bulutangkis yang Ingin Jadi Bisnis Girl

oleh -655 views

Seputarmuria.com, PATI – Melakukan aktivitas sebagai atlet dan tetap menjalani rutinitas sebagai pelajar memang bukanlah hal yang mudah. Sebab, keduanya sama – sama membutuhkan ketekunan.

Ayu Haryuni merupakan satu dari sekian gadis yang mampu mengembangkan bakatnya sebagai atlet bulutangkis sekaligus menjalankan kewajibannya sebagai seorang pelajar.

Ia mengungkap, awal ketika dirinya terjun ke olahraga bulutangkis ialah saat masih duduk di bangku sekolah dasar, yaitu kelas 4. Menurutnya, terjun menjadi atlet di usia tersebut merupakan keterlambatan sebab menjadi atlet bulutangkis harus berlatih sejak dini.

“Dulu awalnya cuma ikut – ikutan. Namun banyak yang menyarankan untuk milih bulutangkis saja. Soalnya aku anaknya itu dulu hyper aktif banget, tidak berdiam diri”, ungkap dara kelahiran 23 Mei 2001 ini.

Menurut Ayu, saat proses menjadi atlet, tentu banyak mengalami hambatan. Ia menyontohkan, saat teman – teman di usianya pada waktu ia baru latihan, mereka sudah bisa main. Sementara ia, baru latihan langkah kaki, baru latihan cara megang raket yang benar dan seterusnya.

“Terus mental yang paling penting waktu pertandingan. Soalnya kalau mental sudah down karena tahu musuhnya jebolan di Klub besar lain, nah itu menguji mental. Yang paling penting memang fisik dan mental”, imbuh gadis yang saat ini masih duduk di bangku SMA N 1 Pati.

Terkait menyeimbangkan antara menjadi atlet dan siswa di sekolah, ia mengatakan bahwa itu memang tak semudah yang dibayangkan. Misalkan, apabila akan ada pertandingan, latihan lebih di padatkan, bahkan kadang izin.

“Terus kalau selesai pertandingan, fokus mengejar ketertinggalan pelajaran. Namun, latihan rutin masih jalan”, ucapnya.

Untuk kelas XII ini, lanjut Ayu, orang tuanya menyarankannya untuk fokus ke pelajaran agar dapat masuk di bangku kuliah yang bagus. Namun, ia mengaku tetap melakukan rutinitasnya sebagai atlet walau sekadar latihan, main. Bukan latihan kelincahan, teknik, dan penguatan.

“Saya bermain bulutangkis dari awal tidak ada niatan untuk jadi atlit nasional. Hanya sekadar mengembangkan potensi dan dapat piagam gitu”, tegasnya.

Sedangkan saat ditanya cita – cita, Ayu justru mengungkapkan hal yang mengejutkan. Ternyata ia lebih memilih kelak menjadi pengusaha yang sukses. Meskipun orang tua menyarankan dia untuk masuk di CABA / STTB dan untuk pilihan terakhir ialah UNNES jurusan Olahraga.

“Itu saran dari ortu, kan nurut. Insya Allah pengen jadi bisnis girl, jual beli apa gitu. Atau bahkan bikin lapangan kerja. Atau bikin lapangan bulutangkis dulu juga boleh”, pungkasnya.

Untuk diketahui, piagam yang pernah diraih Ayu diantaranya ialah, juara II bulutangkis putri Popda tingkat SD tahun 2012, juara III tunggal SMA putri Kejuaraan Bulutangkis USM Cup XIII tahun 2019 dan juara III bulutangkis tunggal putri dalam event O2SN SMA tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 di bulan Juni lalu. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *