Alfamart Gegunung Wetan Disatroni Kawanan Perampok

oleh -1,206 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Alfamart yang berada di tepi jalur pantura turut tanah Desa Gegunung Wetan Kecamatan Kota Rembang disatroni kawanan perampok, Senin (29/7) tengah malam.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, aksi perampokan itu terjadi saat toko dijaga oleh tiga orang karyawannya.

Nah, saat itu juga tiba- tiba datang para pelaku mengenakan penutup wajah dan kepala untuk mengelabuhi penjaga.

Penutup wajah yang digunakan yakni helm ada pula yang mengenakan masker dan topi. Begitu masuk salah satu pelaku langsung menembak rak berisi rokok yang ada di belakang meja kasir dengan benda berupa pistol. 

Spontan, tiga orang karyawan yang saat itu posisinya berada dibelakang meja kasir ketakutan dan menuruti semua perintah para pelaku.

Agus Vera warga Desa Grawan Kecamatan Sumber karyawan Alfamart kepada media menceritakan kronologi kejadian bermula saat itu ia bersama dua orang rekannya masing – masing bernama Latif dan Rico posisinya berada di kasir.

Tiba tiba salah satu orang pelaku masuk sambil menodongkan benda berupa pistol dan menembak rak berisi rokok.

“Kemudian dua orang pelaku lainnya masuk, dua orang pelaku itu langsung meminta saya bersama Rico mengambil uang dalam berangkas yang ada di lantai dua,” ujarnya .

“Ya karena takut akhirnya kami menuruti semua perintah pelaku, usai berhasil mengambil uang dalam berangkas Riko Latif dan saya diikat menggunakan tali kabel tis kemudian dimasukkan kedalam ruangan dan dikunci dari luar”, bebernya.

Setelah berhasil mengambil uang tunai belasan juta rupiah dan puluhan bungkus rokok, para pelaku langsung mengikat tangan ketiga karyawan itu.

“Kami bertiga kemudian saya Riko dan Latif dimasukkan dalam ruangan dilantai dua dan dikunci dari luar. Usai itu pelaku langsung kabur”, ucapnya.

“Kejadiannya sangat cepat kira kira berlangsung 10 hingga 15 menitan mas. Saat itu toko pas sepi banget”, tandasnya 

Aparat Kepolisian yang mendapat informasi Peristiwa itu angsung turun ke lokasi kejadian selanjutnya melakukan oleh TKP. Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan tim Resmob Polres Rembang. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *