47 Rumah Reot di Rembang Telah Dibenahi SG

oleh -1,030 views

para stakeholder ketika menyambangi salah satu penerima bantuan rumah

Seputarmuria.com, REMBANG – Saat ini PT. Semen Gresik (SG) telah membangun sekitar 47 unit rumah sederhana bagi warga kurang mampu. 

Di mana rumah itu yang semula reot atau Rumah Tak Layak Huni (RTLH) kini dapat ditempati dengan nyaman bahkan dibuat tidur pun dapat nyenyak bagi penghuninya.

Dari seluruh total tersebut, 4 rumah yang baru diresmikan oleh para petinggi perusahaan plat merah dan pejabat Rembang itu di Desa Sarang Meduro, Kecamatan Sarang, Jumat (19/7) sore.

Keempat rumah yang baru diresmikan itu yakni milik pasangan suami istri M. Nur Sholeh – Siti Asmara, Mukminin – Samini, Mahrul Ulum – Mahfudah dan Marjuki.

Dari pembanguanan rumah itu, pihak perusahaan menganggarkan sekitar Rp. 50 sampai dengan Rp. 60 juta. Hanya saja, anggaran itu disesuaikan saat membangun dengan luasan lahan atau tanah rumah sebelumnya. 

Kepala Departemen Hukum dan Komunikasi PT. Semen Gresik (SG) Gatot Mardiana mengutarakan jika program pembangunan rumah yang sudah tak layak huni ini tentunya akan bisa mengurangi kemiskinan di Rembang. 

Hanya saja, ia mengatakan program itu harus tepat sasaran dan bisa sejalan dengan program Pemda terkait yang memang memfokuskan pada pengurangan kemiskinan di kota garam ini.

“Saat ini peresmian RTLH di Desa Sarang Meduro, M.Nur Sholeh – Siti Asmara, Mukminin -Samini, Mahrul Ulum-Mahfudah, dan marjuki,”kata dia.

Kemudian ia juga menguraikan jika program rumah untuk warga miskin ini sudah dijalankan sejak tahun 2016 lalu. Dan ia pun merinci jika sampai saat ini telah membangun rumah layak huni sebanyak 47an unit.

“Program ini (RTLH) sudah dimulai sejak 2016 lalu. Dan sampai saat ini sudah ada sekotar 47an rumah,”bebernya.

Di sisi lain, dari sejumlah rumah yang sudah dibangun Semen Gresik tersebut, kelima rumah lainnya berbahan baku bangunan interlocking.

“Dari 47 unit itu, 5 rumah lainnya berbahan baku bata interlocking (bahan baku / bata saling mengunci) yang bisa nahan gerakan gempa,”paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sarang Meduro M. Nur Ijaz mengucapkan banyak syukur lantaran warganya mendapatkan bantuan rumah.

“Al Hamdulillah, saat ini kita (desa) telah mendapatkan bantuan 4 unit rumah dari Semen Gresik. Selain itu, pihak desa sendiri ada sekitaran 10 rumah tak layak huni, dan dari desa sesuai anggarannya Rp. 10 jutaan tiap rumah, dan itupun tak ngatasi untuk membangunnya,”paparnya.

Tak sampai di situ saja, Asisten II Pemerintah Kabupaten Rembang Abdullah Zawawi yang mewakili Bupati Abdul Hafidz pun tak ketinggalan mengucap banyak syukur. Mengingat Semen Gresik juga banyak sekali membantu warga.

“Selain bantuan fisik, Semen Gresik pun banyak membantu. Baik itu melalui peningkatan mutu SDM warga berupa pelatihan dan lainnya,”ucap dia.

Salah satu penerima rumah dari Semen Gresik, Marjuki mengaku senang. Sebab proses menunggu untuk dibangunkan rumah itu selama dua tahun.

“Prosesnya ya kita didata, nunggu sekitar dua tahun lah, Al Hamdulillah akhirnya bisa dibangunkan rumah yang semula rumah saya ini ya cukup rusak juga. Dan Al Hamdulillah saat ini sudah bisa ditempati dengan nyaman,”pungkasnya sembari mengusap matanya yang sembab berkaca-kaca lantaran rasa haru yang menghinggapinya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *