3 Instansi Penerima IKPA Terbaik di Pati

oleh -247 views

Seputarmuria.com, PATI – Pemerintah pusat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2020 salah satunya untuk Kabupaten Pati. Pagu tersebut untuk Dana Desa (DD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pati, Mulya Slamet mulya merinci, untuk Kabupaten Pati menerima Pagu Dana Desa sebesar Rp430.714.441.000 sedangkan DAK Fisik sejumlah Rp119.000.281.000.

Jumlah DIPA 2020 mitra satuan kerja (Satker) KPPN Pati sendiri ada sebanyak 55 DIPA.

“Yang kami salurkan ada dua macam, DAK fisik dan Dana Desa, sudah berjalan yang tahun 2019. Dan yang 2020 nanti kita mulai lagi mulai Januari. Insyaallah untuk penyaluran lancar,” katanya usai Penyerahan DIPA tahun anggaran 2020 di KPPN Pati, Kamis (28/11).

Dikatakannya, guna mendukung pelaksanaan prioritas pembangunan dan penyelengaraan pemerintahan secara efisien dan efektif, terdapat lima fokus belanja pada tahun 2020 mendatang.

Fokus belanja tersebut meliputi, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, penguatan program perlindungan sosial, akselerasi pembangunan infrastruktur, birokrasi yang efisien melayani dan bebas korupsi, terakhir antisipasi ketidakpastian ekonomi global dan domestik.

“Akselerasi pembangunan infrastruktur jadi masih berlanjut ya, kalau tahun kemarin di tahun 2019 pemerintahan Pak Jokowi juga senantiasa mendorong, itu masih berlanjut. Termasuk bencana, mudah-mudahan sih untuk Kabupaten Pati dan Rembang terhindar dari bencana,” ujar Slamet.

Ia juga mengingatkan, agar OPD terkait segera melakukan lelang kegiatan, sehingga pada bulan Januari 2020 belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah bisa dimulai.

Pada Januari 2020 atau pada triwulan I tahun anggaran 2020 sudah dapat dilakukan penyerapan atau realisasi anggaran, sehingga tidak terjadi penumpukan realisasi anggaran pada akhir tahun anggaran pada triwulan IV.

“Kita juga sering mendorong teman-teman OPD untuk senantiasa laporannya untuk kami salurkan, khususnya DAK Fisik yang tahap III paling lambat 16 Desember,” imbaunya.

Di Kabupaten Pati untuk penerima IKPA terbaik pertama diperoleh Polres Pati dengan nilai IKPA 98,51. Kemudian Kantor Kemenag Pati diangka 95,96. Disusul Badan Pusat Statistik Pati sebesar 95,80.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menyebut, khusus pengelolaan penggunaan Dana Desa masih mengacu dengan regulasi yang sama sebelumnya untuk infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan dan kesehatan.

“Karena insfrastruktur sudah sering. Untuk insfrastruktur yang saya tekankan pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan dan kesehatan termasuk penanggulangan stunting,” paparnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Kapolres Pati, AKBP Jon Wesly Arianto yang mendapatkan peringkat terbaik dalam pelaksanaan anggaran tahun 2019 mengatakan, merupakan kebanggaan Polres Pati karena sudah melakukan perencanaan, pelaksanaan sebagaimana mestinya.

“Tentunya anggaran yang disediakan oleh pemerintah kepada institusi kepolisian itu adalah untuk melaksanakan tugas pokok Polri, yang tujuannya bagamana masyarakat terlayani, suasana kamtibmas aman. Dan alhamdulillah di akhir jabatan saya ini mendapatkan penghargaan itu,” tuturnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *